Join me @ IBOtoolbox for free.
Andrew Wongso
Member Since: 7/30/2018
  
performance / stats
Country: United States
Likes Received: 20
Featured Member: 0 times
Associates: 4
Wall Posts: 22
Comments Made: 1
Press Releases: 21
Videos: 0
Phone:
Skype:    
profile visitor stats
TODAY: 7
THIS MONTH: 56
TOTAL: 6628
are we ibo associates?
business links
recent videos
active associates
IBOtoolbox Admin     
Last logged on: 7/19/2019


Kris Karafotas     
Last logged on: 7/19/2019


lisa carisa    
Last logged on: 1/11/2019


David Agustinus  
Last logged on: 1/10/2019


other ibo platforms
Andrew Wongso   My Press Releases

Obat Herbal Kanker Serviks Tanpa Operasi

Published on 8/7/2018
For additional information  Click Here

Pembahasan kali ini seputar penyakit kanker serviks dan obat herbal kanker serviks tanpa operasi. Kanker serviks adalah kanker yang mempengaruhi serviks, yang merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita. Serviks adalah bagian terendah rahim dan terletak di bagian atas vagina. Serviks terdiri dari sel-sel yang bisa berubah dari sel yang sehat menjadi sel yang tidak normal. Kanker mengacu pada jenis penyakit dimana sel yang tidak normal tumbuh tanpa terkontrol. Istilah tumor atau neoplasma mengacu pada pertumbuhan sel yang tidak normal. Tumor bisa menjadi non kanker atau jinak dan kanker atau ganas. Tumor jinak tidak menyebar ke jaringan atau organ sekitarnya dan biasanya tidak kembali setelah dikeluarkan dari tubuh. Di sisi lain, tumor ganas dapat menyebar dan menyerang jaringan atau organ lain di tubuh.

Kanker serviks adalah jenis yang paling umum keempat pada wanita di seluruh dunia. Kejadian kanker serviks telah menurun drastis sejak tahun 1950an. Skrining tes Pap yang juga dikenal dengan Pap smear merupakan faktor utama penurunan ini. Tes Pap mendeteksi perubahan sel pada serviks. Seperti yang telah dibahas di atas, beberapa perubahan ini bersifat non kanker, namun beberapa sel bisa menjadi prakanker. Jika sel prakanker tidak ditemukan dan tidak diobati, mereka dapat berkembang menjadi kanker serviks yang lebih invasif. Dengan demikian sebaiknya dilakukan pemeriksaan skrining pap yang secara rutin agar diketahui deteksi awal sel prakanker yang dapat diobati sedini mungkin akan tidak berkembang menjadi kanker.

Sekitar 30 persen wanita diperkirakan tidak bisa bertahan menghadapi kanker serviks. Probabilitas seumur hidup seorang wanita yang mengembangkan kanker serviks diperkirakan 1 dari 149 wanita. Untungnya, hampir semua kanker serviks dapat disembuhkan saat didiagnosis dan diobati pada tahap awal. Tingkat penyembuhan kanker serviks tahap awal adalah 80 sampai 90 persen. Karena beberapa jenis human papillomavirus (HPV) dapat menyebabkan kanker serviks, vaksinasi HPV telah tersedia sejak tahun 2006. Dianjurkan agar wanita yang berusia antara 9 hingga 26 tahun menerima vaksin HPV untuk melindungi mereka dari strain dari Virus HPV yang bertanggung jawab atas sekitar 70 persen kanker serviks.

Meskipun seorang pria tidak bisa terkena kanker serviks, memvaksinasi laki-laki terhadap HPV dapat bermanfaat sehingga dapat membantu mencegah penyebaran HPV dan juga membantu mengurangi risiko kanker dubur dan kutil pada kelamin, yang juga disebabkan oleh HPV. Dua vaksin HPV di dapat diberikan kepada anak laki-laki dan remaja yang telah berusia 9 sampai 26 tahun.

Penyebab Kanker Serviks

Sejauh ini, belum sepenuhnya dipahami apa yang menyebabkan sel menjadi tidak normal dan tumbuh tanpa terkontrol. Beberapa faktor telah diamati yang dapat meningkatkan risiko pengembangan kanker serviks, seperti:

  • HPV – ini adalah faktor risiko yang paling tinggi yang merupakan infeksi serviks dengan HPV. HPV adalah salah satu infeksi menular seksual yang paling umum. Diperkirakan bahwa 75 persen individu yang aktif secara seksual akan memiliki setidaknya satu infeksi HPV seumur hidup mereka. Sementara beberapa jenis HPV menyebabkan kutil pada alat kelamin, strain virus lainnya dapat menginfeksi serviks dan kemudian menyebabkan perubahan abnormal di dalam sel yang perlahan berkembang menjadi kanker. Penting untuk dicatat bahwa kebanyakan wanita yang didiagnosis menderita kanker serviks memiliki infeksi HPV sebelumnya; Namun, tidak semua wanita dengan infeksi HPV akan mengembangkan jenis kanker ini.
  • Aktivitas seksual - Menjadi aktif secara seksual sejak usia dini dikaitkan dengan risiko kanker serviks yang lebih tinggi. Juga, perilaku seksual tertentu seperti memiliki banyak pasangan seks dan mitra yang memiliki banyak pasangan dapat meningkatkan kemungkinan seorang wanita terinfeksi HPV, sehingga meningkatkan risiko kanker serviks.
  • Merokok – wanita yang merokok berisiko tinggi terkena kanker serviks, serta kanker lainnya. Baik merokok tembakau maupun paparan asap rokok orang lain telah dikaitkan dengan perkembangan kanker serviks. Faktanya, risikonya meningkat seiring dengan lamanya wanita merokok dan jumlah rokok yang dikonsumsi per hari.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah - Sistem kekebalan tubuh kita membantu tubuh kita melawan infeksi. Oleh karena itu, obat dan penyakit yang mengurangi sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan risiko infeksi HPV wanita, sehingga meningkatkan risiko kanker serviks. Contoh obat yang menekan sistem kekebalan tubuh adalah kortikosteroid yang digunakan dalam jangka waktu lama dan obat kemoterapi. Seorang wanita yang mengidap penyakit HIV akan beresiko terkenan penyakit kanker serviks ini lebih tinggi akibat dari infeksi HPV.
  • Dietilstilbestrol (DES) - DES adalah suatu bentuk estrogen yang digunakan selama kehamilan pada wanita antara tahun 1940 hingga 1971. Beberapa studi telah menyarankan bahwa anak-anak perempuan yang ibunya menggunakan DES saat kkehamilan, mungkin memiliki peningkatan risiko mengembangkan kanker serviks, prakanker dan karsinoma sel skuamosa serviks.
  • Usia - Sebagian besar kasus kanker serviks cenderung terjadi pada wanita yang berusia di bawah 50 tahun.
  • Tingkat ekonomi seseorang -Wanita dengan tingkat ekonomi yang rendah umumnya akan beresiko lebih tinggi mengalami penyakit kanker serviks yang dikarenakan sulit untuk melakukan pengecekan pap smear secara rutin.
  • Kontrasepsi oral - Menggunakan pil KB untuk waktu yang lama misalnya, lebih dari 10 tahun dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Resiko ini menurun begitu pil dihentikan.
  • Wanita yang telah beberapa kali melahirkan -  Wanita yang telah melahirkan beberapa kali berisiko tinggi mengalami kanker serviks, dengan risiko meningkat seiring bertambahnya jumlah kelahiran.
  • Faktor risiko lainnya - Faktor lain yang mungkin terkait dengan peningkatan risiko kanker serviks. Namun, saat ini belum cukup bukti untuk menganggap mereka sebagai faktor risiko utama. Faktor-faktor ini termasuk memiliki riwayat keluarga terkena kanker serviks atau riwayat infeksi menular seksual.

Pengobatan Kanker Serviks

Pilihan pengobatan untuk kanker serviks meliputi operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Keputusan perawatan dibuat oleh ahli onkologi atau dokter yang mengkhususkan diri pada kanker berdasarkan faktor-faktor seperti ukuran tumor, stadium kanker atau tingkat keparahan perubahan prakanker atau adanya perubahan kanker, faktor individual wanita misalnya, usia dan Apakah wanita tersebut masih menginginkan anak, kesehatan keseluruhan wanita, dan perawatan sebelumnya jika ada. Ahli onkologi akan membahas pilihan pengobatan yang paling sesuai dengan orang tersebut.

K-muricata dan Amazon Plus Obat Herbal Kanker Serviks Terampuh dan Terpercaya

Obat herbal kanker serviks tanpa operasi yang terdiri dari K-Muricata dan Amazon Plus juga dapat membantu mengobati kanker serviks, pengobatan ini bahkan lebih aman dan tidak memerlukan biaya yang mahal, seperti halnya pengobatan yang disebutkan di atas. Berikut khasiat dari masing-masing obat alami kanker serviks tanpa operasi tersebut:

1. Obat herbal kanker serviks K-Muricata

Merupakan obat herbal kanker serviks tanpa operasi yang berkompsoisikan ekstrak daun sirsak dan tumbuhan keladi tkus. Kedua tumbuhan ini sangat bermanfaat dalam membantu tubuh memerangi sel-sel kanker pada tubuh penderita. Obat tradisional kanker serviks stadium 4 k-muricata ini dibuat menggunakan bahan pilihan spesial untuk membunuh sel kanker yaitu ekstrak daun sirsak dan tanaman keladi tikus yang masing masing mengandung senyawa alami acetogenins dan Rips. Dimana senyawa pada obat herbal kanker serviks tanpa operasi ini sangat ampuh dalam membasmi sel kanker hingga bersih tuntas dan mencegah perkembangan sel kanker.

2. Obat herbal kanker serviks Amaazon Plus

K-muricata sebaiknya dipadukan dengan obat herbal kanker serviks amazon plus. Amazon Plus ini terbuat dari buah buahan segar antara lain Acaiberry, Bluberry, Manggis, Delima Merah,Tomat dan buah Zaitun. Keseluruhan komposisi yang terdapat pada obat alami kanker serviks tanpa operasi tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu dapat membantu dalam mebasmi sel kanker dengan carai memotong rantai makanannya sehingga sel kanker akan mati dengan alami.

Inilah informasi penting yang kami ingin Anda membacanya secara seksama dan benar benar paham akan obat herbal kanker serviks tanpa operasi amazon plus dan k-muricata yang dapat menjadi saranan pengobatan Anda secara alami.

Member Note: To comment on this PR, simply click reply on the owners main post below.
-  Copyright 2016 IBOsocial  -            Part of the IBOtoolbox family of sites.